H. BUDI HARTAYA M YAMIN – Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, lahir di Sleman pada tanggal 10 Oktober 1962. Bertempat tinggal di Gabahan VI, RT 001 / RW 013, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta. Memulai karir sebagai Kontraktor pada tahun 1990 dan sekarang menjabat sebagai KOmisaris di PT. sampai saat ini. Pernah menjabat sebagai ketua Gapensi kabupaten Sleman selama 3 peride dan sekarang aktif di Kadin provinsi Yogyakarta. Pada 20 Mei 2015 diangkat sebagai Komisaris Independen di PT. ROKOK HERBAL NUSANTARA MAS sampai dengan saat ini.

H. MUSTARI – Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, lahir di Botobuddung pada tanggal 11 Sepetember 1966. . Bertempat tinggal di Griya Pallangga Mas Blok 1 No.2, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Seorang Wiraswasta yang pernah menjabat anggota DPRD kabupaen Gowa. Pada 20 Mei 2015 diangkat sebagai Komisaris Utama di PT. ROKOK HERBAL NUSANTARA MAS sampai dengan saat ini.

DARMADI – Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Sleman pada tanggal 9 September 1967. Bertempat tinggal di Kules RT 006 / RW 024, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta. Menjabat Diretktur Utama di PT. dari tahun 1995 Sampai saat ini. Pada 20 Mei 2015 diangkat sebagai Komisaris di PT. ROKOK HERBAL NUSANTARA MAS sampai dengan saat ini.

ROSYID PRAMONO – Direktur Utama

Warga Negara Indonesia, lahir di Sragen pada tanggal 18 Mei 1981. Bertempat tinggal di Kebonangung, RT 005 / RW 003, Desa Newung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Lulus tahun 2004. Memulai karir di Indutri Rokok sebagai SPV produksi di PT. Aroma Suko tahun 2004 – 2005. Pada tahun 2005 – 2009 sebagai Kepala Produksi di PT. Shangliem Semarang. Pada tahun 2009 – 2015 sebagai Kepala Pabrik PR. Eneregi Positif Klaten. Pada 20 Mei 2015 diangkat sebagai Direktur Utama di PT. ROKOK HERBAL NUSANTARA MAS sampai dengan saat ini.